Banyak rumus pengambilan sampel penelitian yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah sampel penelitian. Pada prinsipnya penggunaan rumus-rumus penarikan sample penelitian digunakan untuk mempermudah teknis penelitian. Sebagai misal, bila populasi penelitian terbilang sangat banyak atau mencapai jumlah ribuan atau wilayah populasi terlalu luas, maka penggunaan rumus pengambilan sample tertentu dimaksudkan untuk memperkecil jumlah pengambilan sampel atau mempersempit wilayah populasi agar teknis penelitian menjadi lancar dan efisien.Contoh-contoh praktis pengambilan sampel yang paling banyak digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut :
Rumus Slovin
N
n = ---------
1+N(e)
di mana :N
n = ---------
1+N(e)
n = ukuran sampel N = ukuran populasi
e = persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel
yang masih dapat ditolerir atau diinginkan, misalnya 10%.
Rumus Issac dan Michael
s = Jumlah sample
N = Jumlah populasi
λ2 = Chi Kuadrat, dengan dk = 1, taraf kesalahan 1%, 5% dan 10%
d = 0,05
P = Q = 0,5
Rumus Sampling Fraction Per Cluster
Kemudian didapat besarnya sample per cluster
ni = fi x n
ni = fi x n
Keterangan :
fi = sampling fraction cluster
Ni = banyaknya individu yang ada dalam cluster
N = banyaknya populasi seluruhnya
n = banyaknya anggota yang dimasukkan sampel
ni = banyaknya anggota yang dimasukkan menjadi sub sampel
16 comments:
klo boleh tau untuk rumus sampling Fraction Per Cluister refrensi nya diambil dari mana ? untuk mempergunakan rumus tersebut
tolong kirim email saya
indra_cgh@yahoo.com
terima kasih sebelumnya
saya mau tanya
rumus cluster sampling apa yah??
mksh ^_^
cara pengambilan sampel bertingkat(statified sampling gmn?? da rmsnx g???
lw da tlng krmin k emal saya
dodiseprinaldi@yahoo.com
makasih sebelumnya
permisii,,,maw tanya..
hummm..intinya saya mau sebar quisioner 100 lembar,,tp bingung kl d tanya 100 itu perhitungannya dr mn??
gmn ya cr nya bs dpt 100,,bantuan nya pliss smua nya,,:))
Tentukan saja popoulasi penelitiannya 100, kemudian gunakan penelitian sensus atau mengambil seluruh jumlah populasi.
Arikunto (1998:125) mengatakan bahwa :
Sebagai ancer-ancer, jika peneliti mempunyai beberapa ratus subyek dalam populasi, mereka dapat menentukan kurang lebih 25% -30% dari jumlah subyek tersebut. Jika jumlah anggota subyek dalam populasi hanya meliputi antara 100 hingga 150 orang dan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan angket/kuesioner, sebaiknya subyek sejumlah itu diambil seluruhnya. Sehingga dapat dikatakan sebagai penelitian sensus.
Mengenai sensus Ruslan (2008:142) mengatakan;
Alasan melakukan sensus, yaitu peneliti sebaiknya mempertimbangkan untuk meneliti seluruh elemen-elemen dari populasi, jika elemen populasi relatif sedikit dan variabilitas setiap elemennya yang tinggi (heterogen). Sensus lebih layak dilakukan jika penelitian yang dimaksudkan untuk menjelaskan karakteristik setiap elemen dari suatu populasi.
Semoga bermanfaat...
saya bingung dengan penggunaan rumus cLuster sampling ini.. kaLo seumpama populasinya 240. sampLe yang diperoLeh berapa? mohon d baLas yaa.. terima kasih
ToloNg balas d emaiL saya.
meilisa_windy@yahoo.com
bagaimana menggunakan rumus cluster sampling jika jumlah populasinya tidak diketahui? apakah ada rumus yang lain?
terimkasih.
klo populasinya ada 47 masih boleh diambil sampel gag? coz 47 itu itu tersebar merata dikabupaten,,, untuk bisa nemui orang itu satu-satu, ud kebayang capeknya,,, jadi pengennya ce diambul sample. mohon penjelasanya terimaksih
Mau tanya kalo populasinya ada 800an, pingin'a dapat sampeL 100 /kurang pake rumus apa ya? Gimana?
cushy_q@yahoo.com
dalam rumus slovin, nilai "e" nya apakah kita yang menentukan sendiri???
saya mau nanya, kelebihan sama kekurangan rumus masing - masing apa yah?
dan bagaimana kita tahu harus menggunakan rumus slovin atau rumus Isaac dan Michael atau rumus fraction per cluster?
mohon bantuannya yak.
heraldy_risva@yahoo.com
kasih contoh soal berserta jawabannya tentang rumus isaac dan michael
minta tolong dijelasin kalau misalnya populasi didaerah penelitian saya ada 1200 petani, dr dosen menyarankan ambl 5% aj tp tdk diberitau dasar teoriny, sudah saya cari kemana2 tp g dpt, dosen cm blg alasanny ditulis karena keterbatsan waktu, sistem budidaya yang relatif sama dan produk yang dihasilkan bersifat homogen. apa mgkn ada teori yang mengangkat alasan yang seperti ini? makasi sebelumnya..
fatiahhasan@yahoo.com
Rumus Slovin d atas salah..yg bener:
n=N/1+(N*e^2)
assalmu alaikum, sy bingung menentukan sampel dari populasi 680 kira2 pake rumus apa n gimana cara itungnya?? thanks b'4.
sy masih bingung untuk menentukan sampel dari data populasi 1.250.000 yg dibagi dalam 30 kelompok, bagaimana menentukan sampel acak untuk yg kelompoknya, terima kasih
maaf, jika akan membalas ke Claradesip@gmail.com
terimakasih banyak.
Post a Comment