Metoda Analisis ASOCA

Metoda Analisis ASOCA (Ability, Strength, Opportunities, Culture, dan Agility) - Analisis tata kelola pemerintahan yang baik tidak hanya menggunakan analisis SWOT melainkan juga bagi Indonesia menurut saya dapat menggunakan analisis ASOCA yaitu kepanjangan dari ability (kemampuan), strength (kekuatan), opportunities (peluang), culture (budaya), dan agility (kecerdasan). Analisis ASOCA menambahkan unsur culture (budaya) dan agiilty (kecerdasan) sebagai unsur yang penting dalam menemukan strategi pemecahan masalah pengambilan keputusan, dan dapat dikembangkan dalam mengikuti perubahan, perkembangan zaman, dan kebutuhan. 

Pemikiran ini muncul dilatarbelakangi oleh esensi utama dalam manajemen pemerintahan, yaitu untuk mengambil putusan yang strategis oleh mereka yang memiliki otoritas pemerintahan maupun organisasi sosial sebagai pengambil putusan dan mereka yang melaksanakan penelitian baik secara kualitatif maupun kuantitatif setelah mempertimbangkan hasil analisis ASOCA, dan faktor lainnya yang memerlukan kecerdasan seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan, dan mereka yang melakukan penelitian untuk memberikan hasil penelitiannya pada mereka yang membutuhkan. 

Terminologi ASOCA dapat dijelaskan sebagai berikut:

Abiilty (kemampuan)
Kemampuan berasal dari kata “mampu” yang berarti kuasa (bisa, sanggup) melakukan sesuatu, dapat juga orang yang berada atau kaya, mempunyai harta berlebih, kemampuan juga dapat diartikan kesanggupan, kecakapan, kemampuan diri sendiri.

Strength (kekuatan, ketangguhan)
Ketangguhan berasal dari kata “tangguh” yang berarti sukar dikalahkan, kuat, handal, kuat sekali, tabah dan kuat, kukuh. Ketangguhan berarti ula kekuatan, keuletan.

Opportunities (peluang)
Peluang berarti ruang gerak, baik yang bersifat konkret maupun abstrak dan memberikan kesempatan, kemungkinan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi usah untuk mencapai cita-cita tujuan dan program.

Culture (budaya)
Budaya berati pikiran, akan budaya, hasil, adat istiadat, dan sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang (beradad, maju) atau sesuatu yang menjadi kebiasaan yang sulit diubah karena kesepakatan dalam lingkungan tertentu yang terus menerus dipelihara. Dengan budaya orang akan maju dan modern dan selalu hidup pada zamannya.

Agility (kecerdasan)
Kecerdasan berasal dari kata “cerdas” yang berarti sempurna perkembangan akal budi, tajam pikiran, kesempurnaan dalam pertumbuhannya, kesempurnaan akal budinya, ketajaman pikiran dan kepandaian. Kemampuan saja tidak cukup, harus dengan kecerdasan dalam mengelola pikir, menganalisis suatu informasi untuk dijadikan bahan putusan. 

Sinergitas elemen-elemen ASOCA sangat penting yang dapat dikelompokkan ke dalam lingkungan strategis internal dan eksternal yang dapat dibuat dalam bentuk matriks.

Referensi:
Suradinata, Ermaya. 2013, Analisis Kepemimpinan – Strategi Pengambilan Keputusan. Sumedang: Alqaprint Jatinangor.

Metoda Analisis ASOCA