Contoh Kerangka Pemikiran

Berdasarkan dukungan landasan teoritik yang diperoleh dari eksplorasi teori yang dijadikan rujukan konsepsional variabel penelitian, maka dapat disusun Kerangka Pemikiran sebagai berikut :

Kerangka Pemikiran
Kerangka Pemikiran yang tergambar di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
  1. Komponen-komponen Input Analisys mencakup fenomena belum optimalnya Kinerja Guru Agama Islam SMPN di Kabupaten Lebak, asumsi terhadap fenomena tersebut, judul penelitian yang lahir dari asumsi, dan teori-teori yang menjadi rujukan penyusunan konsep operasional variabel penelitian, yaitu Teori Pengawasan Fungsional, Teori Disiplin, dan Teori Kinerja.
  2. Dari input analisis yang demikian itu dilakukan Process Analysis dengan menggunakan Metode Analisis Kuantitatif. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk mengukur pengaruh Pengawasan Fungsional dan Disiplin Kerja yang dipandang sebagai variabel antecedent (yang mendahului, penyebab) terhadap variabel Kinerja Guru Agama Islam SMPN yang dipandang sebagai variable Konsekuensi dalam rangka pengujian Hipotesis.
  3. Outputs Analysis metode analisis data tersebut adalah pokok-pokok Kesimpulan dan Saran.
  4. Outcomes Analysis adalah rekomendasi yang disusun berdasarkan pokok-pokok kesimpulan dan saran yang didapat dari pembahasan hasil penelitian.
  5. Dengan kerangka pemikiran yang demikian itu, maka diasumsikan bahwa terdapat pengaruh positif (searah) Pengawasan Fungsional dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru Agama Islam SMPN di Kabupaten Lebak, baik secara parsial maupun secara bersama-sama.


Tesis Disertasi Com. Diberdayakan oleh Blogger.